Take a fresh look at your lifestyle.

Cerita Dewasa Memuaskan Istri Tetangga

0

Ceritabokep88.com, Cerita Mesum –  Cerita Dewasa Memuaskan Istri Tetangga. Saya ingin menceritakan kehidupan di waktu lantas aku ketika baru tumbuh menjadi anak laki-laki. aku cuma dapat mengingat kehidupan aku secara lebih lengkap dari ketika aku berusia 15 tahun Dalam umur itu aku baru kelas 2 SMP di sesuatu desa yang Berposisi di pelosok, jauh dari keramaian serta kehidupan kekinian. Rumah aku cuma terbuat dari dinding anyaman bambu, lantai tanah serta lokasinya terpencil di luar kampung.

Cerita Dewasa Kami keluarga miskin, bisa jadi bila rujukan oleh ukuran pemerintah ialah keluarga yang hidup di bawah garis kemiskinan. saya tinggal bersama emakku yang saya panggil simbok serta nenekku yang saya panggil mbah. Kami jelas jelas cuma bertiga. Mbok cerai dari Bapak dari ketika saya lulus SD. saya tak tahu apakah penyebabnya, tapi yang kurasa, Bapak pergi tidak membawa rumah serta sampai kini tak tahu keadaannya. Mbah menjanda telah sekitar 5 tahun pasal kakek meninggal.

Cerita Dewasa Memuaskan Istri Tetangga

Aku ingat Mbah kakung (kakek) mati masa saya masih SD. Jadi cuma saya lah laki-laki dirumah itu, yang sesegera mungkin mengerjakan seluruh job laki-laki. sedangkan mbok menelusuri nafkah dengan memburuh tani bersama mbah. Keduanya masih energik.

Ketika umurku 15 tahun mbok masih usia 29 tahun serta mbah 42 tahun. usia segitu kalau di kota besar masih tergolong belum tua, tetapi di kampung telah diantaranya uzur. Namun kedua mereka dikaruniai tubuh yang langsing serta rujukan oleh istilah Jawa, singset. Mbokku mewarisi ibunya berbadan langsing. walau kedua mereka telah memasuki umur tua rujukan oleh ukuran kampung, tapi badan bereka tak bergelambir lemak, atau lebih dikenal singset.

Wajah mereka biasa-biasa saja tak terlampau cantik, tapi juga tak jelek. Biasa saja lah orang kampung, hanya wajahnya bersih dari noda bekas jerawat. Sepengetahuanku mereka tak terlampau repot merawat badan serta wajah, pasal makan cuma seadanya serta mandi juga biasa tak pernah dilulur serta sebagainya.

Baik mak ataupun mbah, tumit kakinya kecil serta betisnya langsing. Ini menjadi perhatianku sehabis saya dewasa serta mengenal ciri-ciri perempuan yang pandai memuaskan suami Agak melenceng sedikit. habit di desa kami ialah tiap rumah memiliki kamar mandi yang dikatakan sumur Berposisi di luar rumah serta lazimnya agak jauh di belakang rumah. tak jauh dari sumur terkandung tempat buang hajat besar. Sumur serta wc nayris tak berdinding penghalang. Yang adanya cuma bangunan lubang sumur yang bibirnya ditinggikan sekitar 1 meter, lantas tonggak-tonggak kayu buat menggantung baju serta handuk.

Di sekitar sumur serta wc ditumbuhi oleh tanaman rumpun sereh serta tanaman semak yang rimbun sehingga agak terlindung. saya sebagai laki-laki senantiasa bertugas menimba serta mengisi air ke ember-ember buat mandi, cuci piring serta cuci baju. Ritual mandi kebiasaannya dilaksanakan terhadap pagi hari ketika mata hari mulai agak terang sekitar jam 5 pagi.

Sudah dari ketika kecil saya habit mandi bersama orang tuaku. tak adanya rasa malu, sehingga kalau kami mandi tak memakai basahan, atau sarung. Kami mandi telanjang bulat. bisa jadi bedanya kalau orang kota mandinya berdiri di bawah shower atau bergayung ria atau tiduran di bath tub. Kalau kami orang desa mandi kebiasaannya jongkok. cuma sebagian saat saja berdiri buat mebilas seluruh badan sehabis bersabun.

Di usiaku 15 saya baru mulai tertarik dengan bentuk tubuh lawan jenis. Yang dapat saya lihat cuma simbok serta mbah saja. Mbok tubuhnya langsing serta kulitnya kencang, payudaranya tak besar, kakinya juga langsing. Di usianya yang hampir memasuki kawasan 30, teteknya masih kencang membusung. bisa jadi pasal ukurannya tak besar jadi buah dadanya tak mengelendot turun. Jembutnya cukup lebat, rambutnya sebahu yang senantiasa diikat serta digelung.

Simbah tubuhnya tak jauh dari mbok, serta tingginya juga setara sekitar 155 cm, hanya teteknya sedikit agak turun, tetapi masih kelihatan indah. Jembutnya juga tebal. tubuhnya walau kelihatan lembut, tapi perkasa pasal bisa jadi efek warna kulit yang tergolong sawo matang. Tetek mbah kayaknya sedikit lebih besar dari simbok. Perut Mbah agak banyak tertutup lemak, sehingga tak serata perut mbok.

Aku kenal betul seluk-beluk kedua body mereka pasal tiap hari pagi serta sore kami senantiasa mandi bersama, telanjang bersama dalam masa yang cukup lama. bila pagi hari disamping mandi mbok serta simbah mencuci pakaian serta peralatan makan semalam. Berhubung tugasku menimba air tersebutkan saya tetap Berposisi di posku sampai semua job mereka selesai. bila sore mandinya lebih laju pasal acara selingan cuma cuci piring.

Mohon pembaca jangan protes dulu, pasal sekolah kami di desa memundurkan masa masuk menjadi pukul 8 dengan pertimbangan murid-murid lazimnya membutuhkan masa buat menolong job rumah tangga di pagi hari serta berikan kesempatan kepada murid yang tinggalnya sekitar sejam jalan kaki dari sekolah cerita ngesex.

Seingatku dari ketika saya sunat di usia 12 tahun, atau sehabis lulus SD kerap kali saya malu pasal penisku kerap berdiri kalau pagi-pagi ketika mandi bersama. Sebetulnya penis berdiri dari ketika saya bangun pagi, sampai mandi dia tak surut-surut. Mbok sih cuek-cuek aja, tapi si mbah kerap mengolok-olok, bahkan kadang-kadang menampar pelan penisku dengan menyuruh “tidur” Mulanya saya tak malu, tetapi sejalan bertambah umurku, penisku semakin besar serta di sekitarnya mulai ditumbuhi bulu. asingnya si mbah yang senantiasa berikan pandangan lantas mgomong ke simbok. Mbok ku lantas menimpali, “ cucumu telah mulai gede mbah,” katanya.

Aku susah mengontrol penisku, kalau telah berdiri, dia susah di layukan, walau saya sirami air dingin. Yang membuat semakin menegangkan, si mbah kadang-kadang memegang-megang penisku seolah-olah mengukur perkembangannnya, Si mbok juga diminta Mbah mengalami pernyebaran penisku. walaupun kedua mereka ialah orang tua ku kandung, tapi namanya dipegang tangan perempuan, naluri kelaki-lakianku bangkit. Penisku jadi semakin mengeras.

Kadang-kadang saya berupaya menghindar pasal malu, tapi senantiasa diprevent oleh mbah serta menyuruh saya diam saja. Dibandingkan emak ku, mbah lebih agresif. Di umur 15 tahun saya telah mempunyai badan layaknya laki laki dewasa.

Cerita Dewasa Memuaskan Istri Tetangga

Tinggiku lebih dari 165 cm serta penisku telah kelihatan gemuk serta keras dan agak panjang sekitar 15 cm
Sebenarnya dengan saya sebesar itu telah tak pantas bersama emak serta mbahku mandi telanjang bersama. tetapi pasal telah habit dari ketika kecil, saya tetap saja dikata masih anak-anak Entah pantas dikatakan bagaimana, sialnya atau untungnya, embahku semakin suka mempermainkan penisku. Kadang-kadang tangannya dilumuri sabun lantas dikocoknya penisku agak lama lantas dilanjutkan dengan menyabuniku. Emak juga kadang-kadang ikut-ikutan embah, walau penisku telah berlumuran sabun, dia ikut mengocok serta merabai kantong semarku. Rasanya birahiku terpacu serta rasanya enak sekali. Makanya aksi mereka itu saya biarkan. Bahkan bila mandi dengan tidak ritual itu, saya yang senantiasa memintanya.

Tapi seingatku walau dikocok-kocok agak lama kok saya masa itu tak ejakulasi. saya sendiri belum mengenali metode melaksanakan onani, maklum anak desa, yang akses informasi ke dunia luar masih amat terbatas.

Entah gimana awalnya tapi sehabis seringnya saya dikocok-kocok kami jadi kerap mandi saling menyabuni, saya menyabuni semua badan mak ku serta mbahku. Dalam mengusap sabun jelas saja saja saya leluasa menjamah semua badan mereka. saya bahagia mencengkram tetek serta memelintir pentil susu. Juga bahagia mengusap-usap jembut serta menjepitkan jari tengahku ke sela-sela memek. bisa jadi itu naluri yang menuntun seluruh gerakan. Sumpah, saya tak tahu sesegera mungkin kaya gimana memperlakukan wanita terhadap masa itu.

Namun kesannya mereka berdua senang, bahkan tubuh mereka kerap dirapatkan serta memelukku, sehingga penisku yang menjulang tegang kedepan senantiasa menerjang area pantat atau area atas memek. Mbah kadang-kadang menundukkan penisku supaya masuk ke sela-sela pahanya bersetara dengan memelukku erat. Posisi itu paling saya suka sehingga kepada makku juga saya laksanakan begitu. Mereka kelihatan tak keberatan atau lebih dikenal oke-oke saja. aku pun tak tahu terhadap masa itu jikalau berkaitan tubuh itu memasukkan penis ke dalam lubang memek.

Aku kerap dipuji mbah serta itu disebut kepada mak ku. “ anak mu ini hebat lho nduk (panggilan anak wanita jawa), kayaknya dia kuat”

Terus terang saya tak mengerti yang dimaksud kuat. Kala itu kupikir yang dimaksud kuat ialah kemampuanku menimba air, membelah kayu bakar serta mengangkat beban-beban berat Mbah ku serta makku tak kawin lagi sehabis mereka berpisah dengan suaminya. saya tak pernah bertanya alasannya, pasal saya rasa lebih nyaman hidup bertiga gini dari terhadap sesegera mungkin mendapat kedatangan orang luar. Padahal yang naksir mbah, terlebih jika emakku lumayan.

Suatu hari setelah itu saya dipanggil emakku sehabis mereka berdua berbicara berbisik-bisik di kamar saya masa itu sedang asyik meraut bambu buat bikin layangan di teras rumah. Emakku duduk di sampingku “Le (Tole istilah panggilan anak laki-laki Jawa), kamu nanti malam tidur dikamar bersama mbah serta simbok”. kata mak “Ah gak mau , kan tempat tidurnya sempit, kalau tidur bertiga,” kataku.

Tempat tidur mereka sesungguhnya cuma dua kasur kapuk yang dihampar diatas plastic serta tikar di lantai. Masih adanya ruang buat menggelar tikar tambahan di sisi kiri atau kanannya. Sehingga bila ditambah satu bantal, bisalah buat tidur bertiga, dengan catatan seorang salah satu tidur di tikar Selama ini saya tidur di balai-balai bambu di ruang tengah. Di desaku dikatakan amben bambu. tak adanya problem tidur di amben walau dengan tidak kasur. saya tidur cuma beralas tikar serta ditemani bantal kumal dan sarung.

Aku bertanya-tanya, tapi tak dijawab mak atau mbah, kenapa malam itu saya sesegera mungkin tidur seranjang dengan mereka. “Udahlah turuti saja, jadi anak yang penurut, jangan suka terlampau banyak tanya,” petuah mbahku Saking polosnya aku, yang terbayang dalam benakku ialah nanti malam saya bakal tidur bersempit-sempitan serta bersenggolan. saya paling tak bahagia bila tidur bersinggungan dengan orang lain. tak terlintas sedikitpun pikiran yang negatif
Biasanya saya tidur pukul 10 malam, tetapi malam itu pukul 8 malam saya telah diseret masuk ke kamar mereka. saya tidur di kasur bersama mbah, disebelah yang lain mbok ku tidur ditikar Mulanya cuma tidur telentang, tak lama lama setelah itu mbah tidur memelukku.

Terus terang saya merasa risih dipeluk. tetapi mau protes tak berani, jadi diam saja. Mbah mengusap-usap wajahku, lantas dadaku. saya mengenakan kaos usang yang di sebagian tempat telah adanya yang sobek. Entah berapa lama diusap-usap, saya menunggu dengan persasaan tegang. saya tak tahu kemana sasaran mereka mengajakku tidur bareng serta kini mbah tidur memelukku serta mengusap-usap dadaku. Sejujurnya saya amat risih, tapi apakah daya tak berani protes. bila dikasi peluang saya akan memilih kembali tidur di luar di amben.

Tangan kanan mbah yang tadi mengusap dadaku mulai merambat ke bawah ke arah sarungku. saya habit tidur sarungan serta di dalamnya tak pakai celana, pasal disamping buat menghemat penggunaan celana juga rasanya lebih nikmat leluasa. Terpeganglah gundukan kemaluanku dri luar sarung. Tangan mbahku meremas-remas, menyebabkan saya tegang. Bukan cuma penis yang menegang, tapi perasaanku juga tegang, pasal was was pada kejadian apakah yang bakal berlangsung selanjutnya. saya diam saja, disamping berdebar-debar, penisku jadi mengembang di remas-remas mbah Ditariknya sarung keatas sehingga terbukalah area kemaluanku. Kamar tidur rumah kami cuma bepenerangan lampu minyak yang dari ketika tadi telah di kecilkan. Jadi pemandanganku cuma remang-remang.

Diraihnya kemaluanku lantas digenggamnya penisku yang telah mengeras sempurna. Nikmatnya luar biasa , tetapi juga saya merasa takut, sehingga debaran jantungku semakin keras. Penisku di kocok-kocok, sampai akhirnya saya terbuai serta rasa takutku telah terlupakan. dengan tidak sadar saya melenguh nikmat Entah kapan si mbah membuka area depan bajunya sehingga ketika kepalaku ditarik ke dadanya wajahku mengalami kelembutan payudaranya. Mulutku diarahkan ke puting susunya serta saya diperintah menjilati serta mengemut susunya. Perintah itu saya turuti serta naluriku juga menuntunnya. Sedap nian rasanya mengemut serta menjilati puting susu yang mengeras.

Meski tak adanya rasa, tapi memainkan puting susu lebih enak rasanya dari terhadap mengunyah marshmallow. sehabis bergantian kiri serta kanan saya disuruh nenek menaiki badannya. Sarungku telah dilepasnya sehingga area bawahku telah telanjang. saya turuti saja perintah si mbah. saya mengalami area bawah mbah juga telah terbuka. saya terasa gesekan jembut lebatnya menggerus perutku. bersetara dengan saya menindih mbah penisku dipegang mbah serta diarahkan ke lubang vaginanya. saya disuruh mengangkat badanku sedikit serta ketika ujung peler telah di depan lubang saya disuruh membuat turun badanku pelan-pelan.

Tidak pernah terbayangkan serta terpikirkan kenikmatan serta sensasi ini. Jiwaku berasa melayang di awang-awang. saya tak ingat serta peduli siapa yang adanya di bawah tubuhku. Yang kurasakan ialah seorang perempuan menggairahkan. Sensasi masuknya penisku perlahan-lahan ke vagina mbah berasa amat enak. berasa vaginanya licin tetapi juga tak gampang memasukkan penisku. sehabis semua batang penisku tengggelam dilahap memek mbah berasa hangatnya lubang vagina mbah. Kami berdiam sejenak serta saya mematung mengalami sensasi kenikmatan luar biasa yang belum pernah akur rasakan sepanjang hidupku.

Sesaat setelah itu mbah agak memaksa tubuhku serta menariknya kembali. Mbah mengontrol gerakanku dengan memegangi melewati kedua tangannya di bongkahan pantatku. saya tak menyangka kenikmatan luar biasa ini. Embah terdengar mendesis serta terkadan mengerang. saya semakin laju melaksanakan gerakan seiring dengan semakin nikmatnya rasa yang menjalari mulai dari kemaluanku sampai ke semua tubuh.

Seingatku saya tak terlampau lama bergerak begitu, pasal selanjutnya adanya gelombang enak yang mendera tubuhku serta berujung terhadap kontraksi di penis serta semua otot di bawah. saya merasa mengeluarkan sebuah dari lubang kencing. dengan tidak dikasi komando sepanjang sistem pelepasan itu saya membenamkan dalam-dalam penisku ke dalam memek mbah
Terasa lega serta plong sehabis seluruh spermaku tumpah. Mbah memaksa tubuhku buat berbaring di sebelahnya serta semua sendi tubuhku berasa lemas. Mbah bangkit serta mengambil lap yang lembab membersihkan semua kemaluanku yang penuh berselemak cairan sperma serta cairan dari vagina mbah.

Penisku layu perlahan-lahan sampai selesai sistem pembersihan itu. Mbah kulihat juga membersihkan memeknya dengan lap lain. sehabis kami berdua bersih, mbah beralih pindah ke tikar sedangkan mak tidur di sebelahku Dia layaknya mbah tadi tidur memelukku serta tangannya meremas-remas penisku yang loyo. Remasan mak bikin penisku berkembang per lahan-lahan sampai akhirnya tegang mengeras kembali. tapi rasanya tak peka tadi.

Mengetahui penisku telah menegang sempurna, mak menyuruhku menindih badannya layaknya mbah tadi . Tangannya menuntun penisku buat memasuki lubang memeknya. saya telah paham serta saya dengan cepat menekan batang penisku ketika berasa penisku telah mulai memasuki lubang hangat. “pelan-pelan, sakit,” kata emak Aku turuti perintahnya serta pelan-pelan kutekan penisku memasuki lubang memeknya yang juga berasa hangat serta menjepit. sehabis seluruh masuk saya mulai menggenjot. enak luar biasa serta saya lupa terhadap kondisi sekeliling. Perhatianku cuma tertuju terhadap kenikmatan yang kini sedang menjalar ke semua tubuhku.

Aku terus menggenjot makku sampai dia berteriak-teriak layaknya orang kesakitan. tetapi ketika saya tanya dia mengkomandoiku supaya jangan berhenti serta terus menggenjot. Mak ku telah layaknya orang lenyap ingatan. tubuhnya kelojotan serta bergerak tak karuan sampai sebagian kali penisku lepas dari memeknya. Dia buru-buru meraih penisku buat dimaskukkan kembali ke lubang memek. Tiba tiba dia berteriak “ aaaaaah aaaah aduhhh aaaaah aduh. “ kedua tangannya menarik pantatku supaya seluruh batang penisku tenggelam. saya turuti kemauannya serta penisku merasa layaknya berkali-kali dicengkeram oleh memeknya. saya berdiam sampai agak lama, sampai tak adanya lagi kurasakan kedutan di lubang memeknya.

Sepertinya mak ku telah siuman. Dia kutanya dengan penuh keheranan, apa kesakitan. Dia menggelengkan kepala bersetara dengan tersenyum ditariknya wajahku ke wajahnya serta diciuminya semua wajahku. Penisku masih tertancap dalam memeknya. Naluriku memaksa saya melaksanakan kembali gerakan naik turun layaknya tadi. Mak kembali mendesah-desah serta menjerit kecil. saya pun semakin semangat memompa serta birahiku semakin terangsang mendengar erangan itu. Sepertinya saya akan kembali mengalami sperma akan keluar , gerakanku semakin kupercepat serta mak semakin keras mengerang, sampai kuingat mbahku mengusap-usap rambut emakku. saya tak perduli apapun kecuali dengan cepat mencapai puncak kenikmatan.

Ketika puncak kenikmatan timbul kubenamkan dalam-dalam penisku ke dalam memek mak serta ku tembakkan spermaku berkali-kali. Mak ku menarik tubuhku rapat rapat serta kurasakan penisku dijepit-jepit. Luar biasa sensasi kenikmatan yang kurasakan Aku berdiam sejenak sampai akhirnya penisku keluar dengan sendirinya dari lubang memek pasal menyusut. saya tergolek di samping emakku serta rasa lemas serta ngantuk yang luar biasa. Kulihat makku telah tertidur serta mendengkur halus. Mbah melaksanakan tugasnya membasuh penisku serta memek mak ku. Selanjutnya saya tak ingat lagi
Aku terbangun pasal desakan ingin kencing. Di sisi dapur rumah kami jelas jelas adanya serupa dengan wc kecil khusus buat buang air kecil. Penisku menegang menahan desakan ingin kencing, tapi sehabis air seni dilepas, penisku masih tetap gemuk. Dia semakin keras ketika saya mengingat kejadian yang baru saya alami.

Ketika saya masuk saya menatap mak serta nenekku tidur dengan tidak penutup di area bawah. Makku telah terkapar, tapi nenek ku masih manyapaku buat tidur di sebelahnya. saya turuti serta saya langsung tidur memeluk nenekku, tanganku langsung meremas kedua bongkahan payudara nenek yang berasa masih kenyal. Puting susunya saya pelintir-pelintir serta kadang-kadang saya usap. Nenek merintih – rintih saya perlakukan begitu. Dia setelah itu memintaku buat menindihnya lagi. saya telah makin paham serta kuarahkan penisku ke lubang di area bawah badannya. Pelan-pelan saya tekan sehingga melesak lah semua penisku ke dalam memeknya.

Awalnya saya menggenjot perlahan-lahan, tapi seiring dengan erangan nenek saya jadi semakin bersemangat menggenjot lebih laju. Nenek setara layaknya mbok ku, dia menjerit jerit enak serta setelah itu kedua kakinya merangkul pinggangku erat sekali sampai saya tak dapat bergerak. Kurasakan memeknya berkedut-kedut. saya tak bergerak sampai nenek melonggarkan kuncian kakinya. saya kembali mengenjot nenek dengan gerakan lamabat serta laju. tak lama setelah itu nenek kembali mengunci tubuhku serta saya kembali mengalami penisku dijepit-jepit oleh memek mbah. Seingatku terhadap masa itu mbah berkali-kali begitu sampai akhirnya dia memintaku berjenti, pasal katanya dia telah tak kuat serta tubuhnya lemas.

Cerita Dewasa Memuaskan Istri Tetangga

Aku masih penasaran pasal belum mencapai puncak, Kulihat emakku tergeletak mengangkang. saya beralih menindih mak. Dia terbangun cuma dengan membuka matanya. sedangkan itu penisku telah masuk kedalam memeknya. saya tak perduli apa makku telah bangun atau masih setengah tidur. saya terus menggenjot sampai setelah itu mak juga merintih-rintih. Mak tidak lama setelah itu juga mengunci tubuhku dengan lilitan kedua kakinya sehingga saya tak dapat bergerak. Padahal saya merasa telah hampir mencapai puncak kenikmatan. berasa memek makku menjepit ketat sekali berkali-kali. Ketika kuncian kakinya agak longgar saya mendorong menggenjot lagi sampai menjelang saya puncak makku kembali melilitkan kakinya serta saya dengan paksa masih menggenjot walau gerakkannya pendek. tetapi itu telah dapat menghantar puncak knikmatanku. saya mengejang-ngejang menyemprotkan mani ke dalam memek mak serta mak mengunci tubuhku ketat sekali serta kedua tangannya juga memelukku erat sekali.

Aku tertidur sejenak serta terbangun pasal berasa geli di penisku. Kulirik ke bawah nyatanya mbah tengah duduk serta mempermainkan penisku. kondisi masih gelap. saya bisa jadi baru tertidur satu jam, tapi penisku telah berdiri lagi. Malam itu saya bermain berkali-kali sampai hari agak terang bisa jadi saya telah melepas spermaku 5 kali
Paginya kami layaknya biasa mandi bersama serta saling menyabuni.

Saya tak berani menanyakan banyak, pasal mereka setara sekali tak menyinggung peristiwa tadi malam. Mak ku cuma mengingatkanku supaya merawat rahasia rumah tangga. Hari itu saya tak sekolah pasal apakah saya lupa, apa pasal hari minggu atau hari cuti sekolah. Mak serta Mbah sehabis selesai membereskan urusan rumah tangga mereka bikin masakan sederhana, lantas kami sarapan pagi. Hari itu seingatku mak serta mbah tak ke sawah, tetapi justru masuk kamar tidur-tiduran.

Aku yang merasa badanku lelah juga tertarik buat gabung tidur dengan mereka. Kelanjutannya saya kembali ngembat mak serta mbah sampai saya keluar 3 kali. Kami sempat tidur sejenak sebelum bangun pasal lapar di siang hari
Mak serta mbah cuma mengenakan kemben sarung menyiapkan makan siang, Kami makan siang di amben tempat tidurku. Perutku berasa kenyang serta mata kembali mengantuk Aku memilih tidu di kasur empuk tempatnya mak serta mbah biasa tidur. Entah berapa lama saya tertidur lantas terbangun pasal berasa adanya yang menggelitik di kemaluanku. nyatanya mak serta mbahku memainkan penisku. Mereka berdua menimang-nimang penisku. Akhirnya sampai masa petang saya sempat menyemprotkan dua kali spermaku.

Malamnya saya masih sempat menyemprotkan sperma sehabis bergantian menindih mak serta mbahku. Selanjutnya hampir setiap malam saya sesegera mungkin melayani nafsu kedua orang tuaku sampai saya dewasa. Kami menyimpan rahasia itu serapat bisa jadi. Herannya mak serta mbahku tak sampai hamil oleh kaitan kami. Mereka mempunyai resep rahasia buat melaksanakan KB Meskipun keluarga kami miskin. tapi kehidupan kami amat bahagia. saya meneruskan seolah sampai akhirnya dapat meraih S-1. dari ketika saya kuliah saya jarang bertemu mereka, pasal kau sesegera mungkin pindah ke kota. tetapi tiap bulan saya mengunjungi mereka serta menghabiskan masa akhir pekan dengan melampiaskan nafsu.

Sejak saya kuliah saya sempat mengalami sebagian memek cewek yang sebaya serta lebih muda dari ku. sesegera mungkin diakui jikalau memek cewek-cewek ku masih kalah enak ketimbang memek mak serta nenekku Nenekku walau usianya setelah itu telah memasuki 50 tahun serta telah menopause, tapi kelegitan memeknya masih luar biasa. Mak ku memeknya juga legit banget. bisa jadi pasal badan kedua orang tuaku yang kencang serta tak gemuk, tersebutkan berefek terhadap jepitan memeknya. disamping itu bila kuperhatikan cairan memek mereka agak kental serta lengket, lain hal dengan cewek-cewek lainnya yang lebih cair serta licin.

Sejak saya kuliah saya membawa beragam metoda baru dalam berkaitan dengan mereka layaknya mengoral serta melaksanakan persetubuhan dengan beragam posisi. Mulanya mak serta Nenek risih ketika kujilati memeknya, tapi lama-lama pasal enak mereka jadi ketagihan

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: